Profil Angkatan



Angkatan 2019 merupakan mahasiswa doktoral Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang masuk pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020. Mereka diterima melalui tiga jalur seleksi:

  1. Ujian SPMB Mandiri (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) yang diselenggarakan pada 30-31 Juli 2019
  2. Seleksi Beasiswa Full Scholarship DITPAIS Kemenag (Program 5000 Doktor) Tahun Anggaran 2019 yang diselenggarakan pada 7-8 Agustus 2019
  3. Program Khusus STT Baptis Kalvari melalui kerja sama antara SPs UIN Jakarta dan STT Baptis Kalvari yang ditandatangani pada 30 Juli 2019


Perjalanan akademik Angkatan 2019 dimulai dengan proses seleksi yang berlangsung pada pertengahan 2019. Sebelum dinyatakan lulus dan diterima sebagai mahasiswa program doktor, para calon mahasiswa harus melalui rangkaian ujian yang tidak mudah.



Ujian SPMB Mandiri (30-31 Juli 2019)

Pada Selasa hingga Rabu, 30-31 Juli 2019, Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Mandiri untuk Program Magister dan Doktor Pengkajian Islam periode semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Suasana ujian tulis dan lisan berlangsung khidmat di lingkungan kampus, diikuti oleh para calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Puncak dari rangkaian seleksi adalah dikeluarkannya Keputusan Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor: 5 Tahun 2019 tanggal 9 Agustus 2019 tentang Pengumuman Kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Jenjang Magister dan Doktor Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020. Dalam keputusan ini, para calon mahasiswa yang namanya tercantum dalam lampiran dinyatakan lulus dan diterima. 



Seleksi Beasiswa Full Scholarship DITPAIS Kemenag (7-8 Agustus 2019)

Hampir bersamaan, pada Rabu dan Kamis, 7-8 Agustus 2019, para calon mahasiswa juga mengikuti Ujian Tertulis dan Wawancara untuk memperebutkan Beasiswa Full Scholarship Dalam Negeri Tahun Anggaran 2019 dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia—yang merupakan bagian dari Program 5000 Doktor.

Sebanyak 18 mahasiswa diterima sebagai penerima Bantuan Beasiswa Dosen S3 (Rekrutmen Baru) Tahun Anggaran 2019 Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Mereka adalah dosen-dosen dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia yang dikirim untuk meningkatkan kualifikasi akademik melalui Program 5000 Doktor.

Berdasarkan Surat Keputusan Direktur SPs Nomor 16 Tahun 2019 tentang Mata Kuliah Program Doktor Pengkajian Islam Penerima Beasiswa Dosen S3, para mahasiswa ini diwajibkan mengambil mata kuliah dengan struktur yang telah ditentukan, termasuk mata kuliah remedial bahasa, matrikulasi, dan mata kuliah wajib. 18 nama penerima beasiswa tercatat dalam link ini.


Kerjasama dengan  STT Baptis Kalvari (Program Khusus)

Salah satu keunikan Angkatan 2019 adalah diterimanya tujuh dosen dari Sekolah Tinggi Teologi (STT) Baptis Kalvari Jakarta sebagai mahasiswa program doktor. Ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara SPs UIN Jakarta dan STT Baptis Kalvari yang ditandatangani pada 30 Juli 2019 oleh Direktur SPs Jamhari Makruf dan Ketua STT Baptis Kalvari Ang Harjunadi Sudarma, disaksikan Rektor UIN Jakarta Amany Lubis.

Ketujuh dosen non-muslim ini terdiri dari lima pria dan dua wanita. Mereka mengikuti perkuliahan reguler secara penuh di SPs UIN Jakarta dengan hak dan fasilitas yang sama seperti mahasiswa lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua STT Baptis Kalvari, Ang Harjunadi Sudarma, menyatakan bahwa kerja sama ini didasarkan pada hubungan kebhinekaan dan persaudaraan. "Negara kita berdasarkan Pancasila dan hidup bersama dalam kebhinekaan. Untuk itu mari kita saling membina hubungan baik, apalagi kita berada di satu rumah, yakni Kementerian Agama," ujarnya.


Warisan dan Inspirasi

Keberagaman latar belakang mahasiswa Angkatan 2019—dari dosen PTAIN, dosen STT Kristen, hingga profesional—menjadi cerminan semangat inklusivitas dan kebhinekaan yang dijunjung tinggi oleh UIN Jakarta. Mereka yang memulai perjalanan dengan berbagai motivasi, dari mendapatkan beasiswa hingga mengembangkan keilmuan lintas agama, telah membuktikan bahwa semangat akademik dan persaudaraan dapat tetap bertahan dalam berbagai kondisi.

Prestasi membanggakan datang dari Dr. Imam Mustofa, M.S.I., salah satu alumni Angkatan 2019, yang diangkat sebagai Guru Besar (Profesor) Bidang Ekonomi Syariah Kontemporer di UIN Jurai Siwo Lampung pada Agustus 2026. Beliau meraih gelar doktor dengan predikat Cum Laude pada 12 Januari 2023 dan menjadi doktor ke-1409 SPs UIN Jakarta.


Berikut adalah Daftar Lengkap Anggota yang telah Lulus