Imam Mustofa Meraih Guru Besar Bidang Ekonomi Syariah Kontemporer di UIN Jurai Siwo Lampung





Metro, Lampung — Kabar membanggakan datang dari alumni Program Doktor Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2019. Dr. Imam Mustofa, M.S.I., yang kini menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (sebelumnya IAIN Metro), meraih capaian akademik tertinggi sebagai Guru Besar (Profesor) di bidang Ekonomi Syariah Kontemporer.

Capaian ini menjadi bukti komitmen panjang beliau dalam mengembangkan kajian fikih muamalah, hukum ekonomi syariah, dan kontekstualisasi kitab kuning dalam praktik ekonomi pesantren serta masyarakat.

Profil Singkat dan Jejak Akademik
Imam Mustofa lahir di Pringsewu, Lampung, pada 12 April 1982. Ia menempuh pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Mubtadiin Desa Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, sekaligus nyantri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin yang diasuh ayahnya, KH. Rohani Utsman. Pendidikan dilanjutkan di Madrasah Tsanawiyah al-Hidayah dan Madrasah Aliyah Keagamaan Negeri (MAKN) Bandar Lampung (lulus 2001, dengan beasiswa Departemen Agama RI dan Islamic Development Bank).

Gelar Sarjana (S1) diperoleh di Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI-UII) Yogyakarta tahun 2005 sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,98. Kemudian Magister (S2) di Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, konsentrasi Hukum Keluarga, Jurusan Hukum Islam, lulus 2008 sebagai wisudawan terbaik II (beasiswa Departemen Agama RI).

Sejak 1 Januari 2009, beliau menjadi dosen tetap di STAIN Jurai Siwo Metro (yang kemudian menjadi IAIN Metro dan kini UIN Jurai Siwo Lampung). Pada 2011–2019, ia mengemban amanah sebagai Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M/LPPM). Saat ini, di samping mengajar, beliau aktif sebagai Ketua Prodi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Jurai Siwo Lampung.

Promosi Doktor di SPs UIN Jakarta
Imam Mustofa merupakan mahasiswa Program Doktor Pengkajian Islam, konsentrasi Hukum Ekonomi Syariah, SPs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2019 (mulai Agustus 2019). Pada Kamis, 12 Januari 2023, beliau berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Fikih Muamalah Berbasis Kitab Kuning dan Implementasinya pada Lembaga Ekonomi di Pondok Pesantren Sidogiri” di Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA, SPs UIN Jakarta.

Ujian promosi tersebut menghasilkan predikat Cum Laude. Beliau menjadi Doktor ke-1409 yang diluluskan SPs UIN Jakarta. Promotor disertasi adalah Prof. Dr. Phil. Asep Saepudin Jahar, MA; Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE, MH, M.Ag; dan Dr. Hasanudin, M.Ag. Dewan penguji antara lain Prof. Dr. Muhammad Amin Suma, SH, MA, MM; Prof. Dr. Djawahir Hejazziey, SH, MA; dan Dr. JM Muslimin, MA.

Disertasi ini mengangkat relevansi kitab kuning dalam praktik ekonomi di pesantren, sebuah tema yang terus dikembangkan dalam karya-karya selanjutnya, termasuk buku Kontekstualisasi Kitab Kuning: Fikih Mu’amalah dan Transformasi Pengembangan Ekonomi Pesantren (Idea Press Yogyakarta, 2025).

Kontribusi dan Prestasi Terkini
Selain aktif menulis buku dan artikel ilmiah tentang hukum Islam kontemporer, fikih muamalah, deradikalisasi, wakaf, dan living Islamic law, Dr. Imam Mustofa juga dikenal sebagai reviewer penelitian Litapdimas di berbagai UIN. Pada November 2025, bersama Dr. Diana Ambarwati, M.ESy, beliau meraih Best Paper Award pada International Conference 5th INCOILS 2025 dan Silaknas FORDIPAS XII di Yogyakarta atas riset “Living Islamic Law in Indigenous Communities in Indonesia: Integration of Fiqh in the Tradition of Muʿāmalah of the Muslim Community of Banjar.”

Pada Februari 2026, beliau termasuk empat calon Guru Besar UIN Jurai Siwo Lampung yang mengikuti Ujian Kompetensi Guru Besar di Jakarta (bersama Dr. Muhtar Hadi, Dr. Dri Santoso, dan Husnul Fatarib, Ph.D.). Capaian sebagai Guru Besar bidang Ekonomi Syariah Kontemporer ini memperkuat posisi UIN Jurai Siwo Lampung dalam pengembangan keilmuan ekonomi syariah yang kontekstual dan berakar pada tradisi pesantren.

Respon dari Grup Angkatan 2019 SPs UIN Jakarta
Kabar penetapan dan pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Imam Mustofa, M.S.I. disambut hangat di grup WhatsApp “DR of Islamic Studies 19”. Berikut sejumlah ucapan selamat dan apresiasi dari kawan seangkatan:

Saat kabar penetapan (13–14 Juli 2026):
- “Selamat Prof”  
- “Selamat Pak @Imam Mustopa_ Mora 19, berkah selalu”  
- “Juoooos, Prof. @Imam Mustopa_ Mora 19”  
- “Selamat mas Prof, kereen banget πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»”  
- “Selamat dan sukses mas Prof”  
- “Selamat kpd prof imam mushthofa atas amanah dan pencapaiannya sebagai Guru Besar. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi ilmu yang diajarkan sebagai amal jariyah, serta memberikan kesehatan dan kemudahan untuk terus berkarya demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat. Aamiin.”  
- “Sukses n berkah Prof Imam”  
- “Selamat dan semoga berkah ilmunya Prof imam”  
- “Ruarrr biasssyah mas prof.@Imam Mustopa_ Mora 19 ini. Selamat² n berkah”  
- “Mas prof ini @Imam Mustopa_ Mora 19 ini memang keren saudara². Patut dicontoh”  
- “Selamat dan sukses selalu Prof. @Imam Mustopa_ Mora 19 πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯”  
- “MantuL.. Bp Prof @Imam Mustopa_ Mora 19 InsyaAllah Senantiasa diberikan kelancaran Sukses Selalu.. πŸ™πŸΌ”

Saat pengukuhan Guru Besar (8 Agustus 2026):
- “Selamat dikukuhkan GB nya yai Prof. @Imam Mustopa_ Mora 19 Semoga tambah barokah.. Jdi magnet buat temen² seangkatan.. 🀲”  
- “MasyaAllah, selamat pa-Imam Mustofa, barokallahu”  
- “Ajiib.. Masya Allah luar biasa .. Mabruk Prof. @Imam Mustopa_ Mora 19”  
- “Semoga menular ke angkatan ini kebaikannya dan keberkahannya”  
- “Selamat dan sukses prof imam smoga menular kebaikannya dan keberkahannya ke angkatan kitaπŸ’πŸ€²”  
- “Alhamdulillah ikut senang dan bangga semoga tambah barokah”  
- “Tabarakallah pak @Imam Mustopa_ Mora 19 πŸ’πŸ‘”  
- “Selamat Bapak Prof Imam πŸ’”  
- “Luar biasa! Selamat dan sukses selalu Prof Imam”  
- “Alhamdulillah Alhamdulillah Prof Dr. Imam Musthofa mantap πŸ‘”  
- “Selamat Prof...”

Prof. Dr. Imam Mustofa juga merespons dengan ucapan terima kasih:  
“Terimakasih kawan2 seperjuangan... Semoga dimudahkan semua urusan...πŸ™”  
serta menawarkan mentoring dan reuni daring bagi kawan-kawan angkatan.

Harapan bagi Alumni Angkatan 2019
Bagi portal silaturahmi angkatan 2019 SPs UIN Jakarta (www.2019.my.id), pencapaian Prof. Dr. Imam Mustofa, M.S.I. menjadi inspirasi. Dari “anak kampung” Pringsewu yang menempuh pendidikan dengan beasiswa hingga menjadi Guru Besar, perjalanan beliau mencerminkan semangat keilmuan, dedikasi, dan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Selamat dan sukses terus, Prof. Dr. Imam Mustofa! Semoga terus berkarya dan menginspirasi generasi berikutnya.